Parameter Geoteknik
1. Natural Moisture Content: mengukur persentase kandungan air yang terdapat tanah pada kondisi aslinya di lapangan.
2. Spesific Gravity: mengukur perbandingan antara berat butiran padat tanah dengan berat air suling pada volume yang sama, pada suhu tertentu.
3. Atterberg Limits: - Liquid Limit Test & - Plastic Limit Test: mengukur batas konsistensi tanah lempung ketika kadar air berubah dari kondisi plastis menjadi cair.
4. Bulk Density: mengukur perbandingan massa total tanah (padat+ air+udara) untuk analisis kestabilan lereng, daya dukung, dan pemadatan maupun kesuburan tanah.
5. Dry Density: mengukur perbandingan antara massa butiran padat tanah dengan volume total tanah (termasuk pori berisi air dan udara) pada pekerjaan 6. konstruksi jalan, tanggul, atau timbunan.
6. Uniaxial Compressive Strength (UCS): mengukur kekuatan tekan maksimum tanah atau batuan pada saat diberi beban aksial (satu arah) untuk mengetahui daya dukung, stabilitas lereng, dan tunnel/ pondasi.
7. Grain Size Analysis: uji laboratorium distribusi ukuran partikel tanah (pasir, lanau, lempung) untuk mengetahui kepadatan, daya dukung, dan pemadatan.
Layanan lainnya yang mungkin Anda butuhkan